8 Jan 2026
Press Release

Jam tangan dress berbentuk tonneau dengan dial enamel yang merepresentasikan keahlian kerajinan Jepang serta warisan horologi Seiko.

Traditional craftsmanship meets modern elegance

Kilau mengilap dan keindahan abadi pada dial jam tangan enamel merupakan di antara daya tariknya yang paling memikat.

Jam tangan terbaru ini tampil menonjol sebagai satu-satunya model berbentuk tonneau dalam jajaran Presage saat ini. Dial enamel yang indah menghadirkan kedalaman dan keanggunan luar biasa, menciptakan harmoni langka antara kerajinan Jepang yang telah berusia ratusan tahun dan pembuatan jam tangan modern.

Dial istimewa pada jam tangan ini dibuat oleh maestro pengrajin Mitsuru Yokosawa bersama Kazunori Uchiyama, yang mengasah keahliannya di bawah bimbingan Yokosawa. Penguasaan mereka dalam pengerjaan enamel menghasilkan sentuhan putih murni yang dirancang untuk bertahan lintas generasi. Proses pembuatan dial enamel menuntut presisi luar biasa serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai kondisi; termasuk penyesuaian komposisi glasir untuk menyesuaikan perubahan suhu dan kelembapan.

Angka Romawi serta sub-dial pada posisi pukul enam terinspirasi dari Timekeeper, jam saku pertama Seiko yang diperkenalkan pada tahun 1895. Angka Romawi menghadirkan pesona klasik yang tak lekang oleh waktu sekaligus menjaga keterbacaan yang sangat baik, sementara penanda di tepi luar dial yang dirancang menyerupai rel kereta api menegaskan karakter klasiknya. Warna putih murni dari dial enamel berpadu kontras dengan jarum jam berwarna biru, yang semakin menonjolkan keindahannya. Ujung jarum menit dan detik sedikit ditekuk mengarah ke dial agar lebih dekat dengan penanda waktu, sehingga meningkatkan keterbacaan saat membaca waktu.

Relief halus pada sub-dial menambahkan tekstur dan kedalaman pada permukaan dial enamel, menyempurnakan sebuah jam tangan dress yang benar-benar khas.

Jam tangan ini dilengkapi kaca safir dengan lengkungan ganda yang meningkatkan keterbacaan sekaligus menyempurnakan desain casing berbentuk barrel. Gelang lima baris yang elegan memiliki mata rantai melengkung lembut agar nyaman di pergelangan tangan, dengan baris kedua dan keempat dipoles untuk menambahkan sentuhan berkelas.

Pemakai dapat melihat rotor berwarna emas pada mesin jam melalui penutup belakang berbahan kristal safir.

Jam tangan ini ditenagai oleh Kaliber 6R5H, yang dilengkapi sub-dial 24 jam pada posisi pukul enam serta menawarkan cadangan daya hingga tiga hari penuh, atau 72 jam.

Jam tangan ini akan tersedia sebagai model produksi berkelanjutan di Seiko Boutique dan toko ritel pilihan di seluruh dunia mulai Februari 2026.

Kazunori Uchiyama (kiri) dan Mitsuru Yokosawa (kanan)

Penggunaan dial jam tangan enamel merupakan salah satu wujud komitmen berkelanjutan Seiko dalam melestarikan budaya horologi serta keahlian teknis untuk generasi mendatang, sejalan dengan Tujuan 9 dari Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa: “Membangun infrastruktur yang tangguh, mendorong industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan, serta menumbuhkan inovasi.”

SPB537

Seiko Presage Classic Series
“Craftsmanship” Dial Enamel: SPB537


Kaliber 6R5H
Frekuensi: 21.600 getaran per jam (6 ketukan per detik)
Cadangan daya: 72 jam
Jumlah jewel: 24

Spesifikasi
Dial enamel
Casing dan gelang baja tahan karat
Kaca safir lengkung ganda dengan lapisan anti-reflektif pada sisi dalam
Penutup belakang berulir dan gelang dengan pengait lipat tiga dengan tombol tekan
Panjang: 46,0 mm, Lebar: 35,9 mm, Ketebalan: 12,5 mm
Ketahanan air: 5 bar
Ketahanan magnet: 4.800 A/m
Harga ritel yang direkomendasikan di Eropa: €1.650

Untuk informasi lebih lanjut:

Halaman special web:
https://www.seikowatches.com/id-id/products/presage/special/classic_series/craftsmanship/

Halaman Seiko Presage web:
https://www.seikowatches.com/id-id/products/presage

Note:
Spesifikasi dan informasi harga dalam rilis ini berlaku pada tanggal publikasi dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Share